Article ISG
     

    Analisis laboratorium di era industri 4.0 saat ini menunjukkan perkembangan yang sangat cepat dan dinamis. Khususnya analisis laboratorium untuk produk pangan, kita dihadapkan pada kenyataan semakin bervariasinya jenis produk pangan dengan spektrum komposisi yang semakin luas, sehingga memberikan tantangan analisis yang lebih besar. Mulai dari pengecekan bahan baku, quality control & quality assurance, riset pengembangan produk baru, deteksi adanya kontaminan sampai analisis profiling untuk tujuan authenticity/penentuan keaslian produk.  


Tantangan Analisis Pangan

     Tantangan dalam analisis kuantitatif ini lebih kepada perkembangan regulasi yang semakin ketat, baik dari segi jenis senyawa yang lebih bervariasi maupun tuntutan limit deteksi yang semakin rendah konsentrasinya. Sebagai contoh, konsentrasi residu antibiotik dalam produk boga bahari (seafood) di level part per billion (ppb) sebelumnya sudah cukup, namun perkembangannya saat ini menuntut kemampuan laboratorium mendeteksi sampai level part per trillion (ppt).

     Dinamika seperti ini akan terus berlanjut seiring dengan perkembangan teknologi instrumentasi spektrometri massa yang semakin sensitif dan selektif. Sebut saja teknik Gas Chromatography Mass Spectrometer (GCMS) single quadrupole berkembang menjadi GCMS/MS triple quardupole, demikian pula halnya HPLC berkembang menjadi UHPLC yang dikombinasi dengan detector MS/MS menjadi High Throughput LCMS/MS.

     Sedikit informasi mengenai perbedaan teknik MS dan MS/ MS, pada teknik single stage MS, fragmentasi molekul senyawa target dilakukan satu kali. Sedangkan pada MS/MS terjadi dua kali fragmentasi molekul. Secara umum teknik MS/MS memberikan informasi yang lebih selektif. Khususnya pada MS/MS yang berbasis triple quadrupole, akan memberikan hasil analisis yang lebih sensitif dan sangat bermanfaat untuk mencapai limit deteksi yang lebih rendah, khususnya untuk sampel dengan matriks yang kompleks seperti produk pangan pada umumnya.

      Fokus yang kedua dimaksudkan untuk mengetahui keberadaan senyawa atau komponen tertentu dalam produk pangan. Teknik ini biasanya digunakan untuk screening keberadaan senyawa atau kelompok senyawa tertentu untuk tujuan identifikasi, maupun product authenticity.


Analisis Profiling

     Akhir-akhir ini analisis kualitatif semakin berkembang untuk tujuan profiling dan deteksi keaslian produk. Contoh aplikasinya adalah untuk menentukan keaslian produk seperti minyak zaitun apakah betul extra virgin. Deteksi didasarkan pada analisis profiling, yaitu melihat karakteristik keseluruhan senyawa yang terkandung dalam produk, dibandingkan produk sejenis dengan kelas atau sumber berbeda yang kemudian diolah secara statistik untuk melihat komponen- komponen yang menjadi diferensiator. Teknik yang sama bisa digunakan untuk aplikasi profiling berbagai jenis produk dengan pendekatan yang sama.

Annotation 2020-04-05 141538
 
       Tantangan lainnya dalam analisis laboratorium untuk produk pangan adalah semakin berkembangnya berbagai jenis analit baru yang sebelumnya tidak menjadi perhatian untuk dianalisis. Industri minyak sawit misalnya, berkembang berbagai jenis pengujian baru dan menjadi bagian dari parameter uji keamanan pangan seperti 3-MCPD, 2-MCPD dan Glycidol Ester (GE) dengan permintaan limit deteksi yang semakin rendah.

    Analit lainnya yang menjadi perhatian saat ini khususnya dalam minyak goreng adalah kandungan Mineral Oil Saturated Hydrocarbon & Mineral Oil Aromatic Hydrocarbon (MOSH/ MOAH). Deteksinya menggunakan kombinasi online LC&GC dengan interface khusus (Gambar 2) atau alternatifnya dengan GCXGC yang dikombinasi dengan detektor TOF/ QTOF untuk konfirmasinya.

Annotation 2020-04-05 1415381
       
      Masih banyak lagi berbagai jenis analit yang akan terus muncul dengan berbagai variasi tantangan dalam preparasi sampel, analisis serta post run data analysis ke depannya sehingga ini menjadi tantangan untuk seluruh stakeholder keamanan pangan khususnya agar bisa secara berkelanjutan menjamin ketersediaan pangan bergizi, menarik secara sensori dan yang terpenting aman dikonsumsi. Peran serta seluruh praktisi pangan dalam seluruh rangkaian rantai pangan menjadi sangatlah penting.


Untuk membaca artikel lengkapnya, dapat Anda download pada link di bawah ini:
Tantangan dan Perkembangan Analisis Laboratorium


*Artikel ini ditulis oleh Ferdi Ferdian Kusnadhi, STPCountry Manager Modality [Instrument Solution Group]  PT Berca Niaga Medika, dan dimuat pada Foodreview Indonesia vol. XV/no. 4/April 2020*



Informasi lebih lanjut, kunjungi website kami di www.bercaniaga.co.id  atau hubungi Whatsapp Care ISG kami di 08111-047-38



0