Article ISG

Apasih Virus Corona itu? Banyak dari kita yang mengetahui mengenai fenomena pandemi saat ini, kita juga tahu seluruh dunia mengalami pandemi Virus Corona. Tapi apakah kita mengetahui apa sih sebenarnya virus corona itu?

Flyer Perisai Pandemi Berca Niaga Medika

Melansir dari halaman stoppneumonia.id mengenai apa sih virus corona itu, Corona virus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Gejala umum dari virus ini berupa demam ≥ 38 0C, batuk kering, dan sesak napas. Jika ada orang yang dalam 14 hari sebelum muncul gejala tersebut pernah melakukan perjalanan ke negara terjangkit, atau pernah merawat/ kontak erat dengan penderita COVID-19, maka terhadap orang tersebut akan dilakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut untuk memastikan diagnosisnya.

Penyakit ini dapat menyebar melalui tetesan kecil (droplet) dari hidung atau mulut pada saat batuk atau bersin. Droplet tersebut kemudian jatuh pada benda di sekitarnya. Kemudian jika ada orang lain menyentuh benda yang sudah terkontaminasi dengan droplet tersebut, lalu orang itu menyentuh mata, hidung atau mulut (segitiga wajah), maka orang itu dapat terinfeksi COVID19. Atau bisa juga seseorang terinfeksi COVID-19 ketika tanpa sengaja menghirup droplet dari penderita. Inilah sebabnya mengapa kita penting untuk menjaga jarak hingga kurang lebih satu meter dari orang yang sakit. Sampai saat ini, para ahli masih terus melakukan penyelidikan untuk menentukan sumber virus, jenis paparan, dan cara penularannya. (https://stoppneumonia.id/informasi-tentang-virus-corona-novel-coronavirus)

article 2


Kurang lebih 8 bulan sejak berita penyebaran virus corona merebak di Indonesia, pemerintah telah melakukan berbagai cara guna meminimalisir penyebarannya dengan berbagai cara seperti  menerapkan peraturan new normal, PSBB dan WFH untuk karyawan dari seluruh perusahaan. Maka dari itu sebagai langkah untuk mematuhi peraturan pemerintah serta meminimalisir penyebaran virus Covid-19 PT. Berca Niaga Medika telah menerapkan HSE (Health Safety Environment) dalam perusahaan. dengan memfasilitasi seluruh karyawan yang hadir bekerja dengan perisai pandemi yang wajib kita punya dan menjadi era new normal saat ini seperti Masker, Handsanitizer, Faceshield dan multivitamin.

Untuk tetap menjaga kepercayaan terhadap customer, PT. Berca Niaga Medika berusaha melakukan berbagai alternatif dan inovasi untuk menjaga seluruh karyawannya dari pandemi yang masih terus bertambah setiap harinya. Dengan melindungi karyawannya, PT. BNM juga yakin akan melindungi customer dari penyebaran virus covid-19.

Beberapa cara yang di lakukan untuk tidak mengurangi kepercayaan customer ialah dengan memfasilitasi karyawan untuk menggunakan APD setiap kunjungan ke Customer maupun saat bekerja di kantor, melakukan rapid test setiap akan dan setelah kembali dari luar kota, melakukan optimalisasi meeting secara daring, serta melakukan seminar online secara rutin.


5 R berca niaga medika, rajin, rapih, rawat, resik, ringkas

Dengan menerapkan budaya 5R di perusahaan PT. Berca Niaga Medika membantu menanamkan tanggung jawab kepada seluruh karyawannya untuk sama-sama menjaga diri di dalam lingkungan kerja, Memegang moto “Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Mulai dari Saya” PT. Berca Niaga Medika menanamkan kepercayaan kepada karyawannya bahwa dengan menjaga kesehatan diri sendiri maka kita juga akan menjaga orang lain di sekitar kita. Maka dari itu, untuk mencegah penularan virus covid 19 kita wajib melaksanakan seluruh protokol kesehatan yang di anjurkan dan jangan lupa persiapkan perisai pandemi mu untuk kebaikan kita semua.  


0

Article ISG
Halo Smart people!
WhatsApp Image 2020-10-19 at 13.26.23

Situasi masih pandemi tapi kita tidak boleh berhenti berkreasi! sama seperti Agilent yang masih terus mengeluarkan produk inovasi. Yang terbaru adalah Jet!


WhatsApp Image 2020-10-19 at 13.26.25

Jet yang merupakan bagian dari detektor FID dan NPD, kini hadir dengan model terbaru:
1. Ujung bawah yang melebar sehingga lebih mudah saat pemasangan column.
2. Adanya ring penanda pada kepala jet untuk mempermudah identifikasi ID jet.
3. Bersifat universal untuk adaptable fitting maupun optimized capillary fitting, sehingga tidak perlu lagi bingung memilih jet panjang atau pendek.

WhatsApp Image 2020-10-19 at 13.26.26
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi email kami di isg@bercaniaga.co.id atau Whatsapp Care ISG kami di 08111047038

Salam sukses untuk kita semua!

Writer : Nirma (Admin)
0

Article ISG
Dry Pump IDP -3Pompa Vakum ( Vacuum Pump ) – adalah sebuah alat untuk mengeluarkan molekul-molekul gas dari dalam sebuah ruangan tertutup untuk mencapai tekanan vakum. Pompa vakum menjadi salah satu komponen penting di beberapa industri besar seperti pabrik lampu, vacuum coating pada kaca, pabrik komponen-komponen elektronik, pemurnian oli, bahkan hingga alat-alat kesehatan seperti radiotherapy, radiosurgery, dan radiopharmacy. Di laboratorium sendiri, pompa vakum dapat kita temui pada penggunaan MS baik di GC maupun LC

keep reading

0

Article ISG
     

    Analisis laboratorium di era industri 4.0 saat ini menunjukkan perkembangan yang sangat cepat dan dinamis. Khususnya analisis laboratorium untuk produk pangan, kita dihadapkan pada kenyataan semakin bervariasinya jenis produk pangan dengan spektrum komposisi yang semakin luas, sehingga memberikan tantangan analisis yang lebih besar. Mulai dari pengecekan bahan baku, quality control & quality assurance, riset pengembangan produk baru, deteksi adanya kontaminan sampai analisis profiling untuk tujuan authenticity/penentuan keaslian produk.  


Tantangan Analisis Pangan

     Tantangan dalam analisis kuantitatif ini lebih kepada perkembangan regulasi yang semakin ketat, baik dari segi jenis senyawa yang lebih bervariasi maupun tuntutan limit deteksi yang semakin rendah konsentrasinya. Sebagai contoh, konsentrasi residu antibiotik dalam produk boga bahari (seafood) di level part per billion (ppb) sebelumnya sudah cukup, namun perkembangannya saat ini menuntut kemampuan laboratorium mendeteksi sampai level part per trillion (ppt).

     Dinamika seperti ini akan terus berlanjut seiring dengan perkembangan teknologi instrumentasi spektrometri massa yang semakin sensitif dan selektif. Sebut saja teknik Gas Chromatography Mass Spectrometer (GCMS) single quadrupole berkembang menjadi GCMS/MS triple quardupole, demikian pula halnya HPLC berkembang menjadi UHPLC yang dikombinasi dengan detector MS/MS menjadi High Throughput LCMS/MS.

     Sedikit informasi mengenai perbedaan teknik MS dan MS/ MS, pada teknik single stage MS, fragmentasi molekul senyawa target dilakukan satu kali. Sedangkan pada MS/MS terjadi dua kali fragmentasi molekul. Secara umum teknik MS/MS memberikan informasi yang lebih selektif. Khususnya pada MS/MS yang berbasis triple quadrupole, akan memberikan hasil analisis yang lebih sensitif dan sangat bermanfaat untuk mencapai limit deteksi yang lebih rendah, khususnya untuk sampel dengan matriks yang kompleks seperti produk pangan pada umumnya.

      Fokus yang kedua dimaksudkan untuk mengetahui keberadaan senyawa atau komponen tertentu dalam produk pangan. Teknik ini biasanya digunakan untuk screening keberadaan senyawa atau kelompok senyawa tertentu untuk tujuan identifikasi, maupun product authenticity.


Analisis Profiling

     Akhir-akhir ini analisis kualitatif semakin berkembang untuk tujuan profiling dan deteksi keaslian produk. Contoh aplikasinya adalah untuk menentukan keaslian produk seperti minyak zaitun apakah betul extra virgin. Deteksi didasarkan pada analisis profiling, yaitu melihat karakteristik keseluruhan senyawa yang terkandung dalam produk, dibandingkan produk sejenis dengan kelas atau sumber berbeda yang kemudian diolah secara statistik untuk melihat komponen- komponen yang menjadi diferensiator. Teknik yang sama bisa digunakan untuk aplikasi profiling berbagai jenis produk dengan pendekatan yang sama.

Annotation 2020-04-05 141538
 
       Tantangan lainnya dalam analisis laboratorium untuk produk pangan adalah semakin berkembangnya berbagai jenis analit baru yang sebelumnya tidak menjadi perhatian untuk dianalisis. Industri minyak sawit misalnya, berkembang berbagai jenis pengujian baru dan menjadi bagian dari parameter uji keamanan pangan seperti 3-MCPD, 2-MCPD dan Glycidol Ester (GE) dengan permintaan limit deteksi yang semakin rendah.

    Analit lainnya yang menjadi perhatian saat ini khususnya dalam minyak goreng adalah kandungan Mineral Oil Saturated Hydrocarbon & Mineral Oil Aromatic Hydrocarbon (MOSH/ MOAH). Deteksinya menggunakan kombinasi online LC&GC dengan interface khusus (Gambar 2) atau alternatifnya dengan GCXGC yang dikombinasi dengan detektor TOF/ QTOF untuk konfirmasinya.

Annotation 2020-04-05 1415381
       
      Masih banyak lagi berbagai jenis analit yang akan terus muncul dengan berbagai variasi tantangan dalam preparasi sampel, analisis serta post run data analysis ke depannya sehingga ini menjadi tantangan untuk seluruh stakeholder keamanan pangan khususnya agar bisa secara berkelanjutan menjamin ketersediaan pangan bergizi, menarik secara sensori dan yang terpenting aman dikonsumsi. Peran serta seluruh praktisi pangan dalam seluruh rangkaian rantai pangan menjadi sangatlah penting.


Untuk membaca artikel lengkapnya, dapat Anda download pada link di bawah ini:
Tantangan dan Perkembangan Analisis Laboratorium


*Artikel ini ditulis oleh Ferdi Ferdian Kusnadhi, STPCountry Manager Modality [Instrument Solution Group]  PT Berca Niaga Medika, dan dimuat pada Foodreview Indonesia vol. XV/no. 4/April 2020*



Informasi lebih lanjut, kunjungi website kami di www.bercaniaga.co.id  atau hubungi Whatsapp Care ISG kami di 08111-047-38



0

Article ISG

Tahukah Anda?
 
Roman Kaiser (lahir 15 Juli 1945 di Kirchberg SG ) adalah seorang ahli kimia parfum Swiss. Tokoh utama dalam pengembangan teknik headspace, menyempurnakan teknologi ini dalam studi selama puluhan tahun tentang wewangian yang diproduksi dari tanaman langka dan merekontruksikannya menjadi parfum.

Headspace” adalah ekspresi ahli kimia dan parfum. Ini mengacu pada volume yang dicium oleh objek penciuman, baik berupa bunga atau zat volatil. Oleh karena itu, ini adalah istilah sederhana, meskipun ruang yang berubah ukuran dan bentuk tergantung pada panas, kelembaban, dan arah angin. “Headspace” juga mengacu pada sekelompok teknologi — yaitu campuran teknik adsorpsi, kromatografi gas kapiler, dan spektrometri massa — yang memungkinkan pengambilan sampel dan identifikasi olfaktan.

Lantas, apakah yang sebaiknya para ahli kimia lakukan?
Tim ahli PT BERCA NIAGA MEDIKA akan menjawab untuk Anda. Memberikan solusi deteksi parfum dan zat volatile menggunakan teknik Gas Chromatography Mass Spectrofotometer (GCMS) Headspace dan Olfactory metode.

WhatsApp Image 2019-12-10 at 10.30.04 AM
WhatsApp Image 2019-12-10 at 10.30.05 AM
WhatsApp Image 2019-12-10 at 10.30.06 AM

Informasi lebih lanjut, kunjungi web kami di www.bercaniaga.co.id, atau Whatsapp Care kami: 08111047038

0

Article ISG
Artikel Pestisida
Dengan meningkatnya permintaan akan buah dan sayuran, mendorong oknum petani melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kapasitas produksinya. Salah satunya adalah penggunaan pestisida untuk mengurangi faktor penghambat produksi pertanian agar hasil produksi pertanian melimpah. Pestisida adalah bahan kimia yang digunakan untuk membasmi hama tanaman, baik berupa jamur, bakteri, gulma, maupun serangga. Sesuai dengan keperluan pestisida dibagi dalam 3 jenis yaitu fungisida untuk membasmi jamur, bakterisida untuk membunuh bakteri, insektisida untuk membasmi serangga.

Walau penggunaan pestisida terbukti efektif meningkatkan produksi pertanian, bukan berarti penggunaannya tidak menimbulkan dampak buruk, terutama bagi kesehatan. Tanpa disadari residu pestisida akan masuk kedalam tubuh melalui makanan yang kita konsumsi setiap hari. Semakin tinggi residu pestisida tersebut semakin berbahaya bagi kesehatan tubuh.
Lantas, apakah yang sebaiknya para ahli kimia lakukan?

Tim ahli PT Berca Niaga Medika akan menjawab untuk anda. Memberikan solusi deteksi residual pestisida menggunakan teknik Gas Chromatography Mass Spectrofotometer (GCMS).

     Informasi lebih lanjut, kunjungi website kami di www.bercaniaga.co.id, atau Whatsapp Care kami: 08111047038


0